Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2016

Presiden Jokowi Lepas Keberangkatan Bantuan Kemanusiaan untuk Rohingya di Tanjung Priok

Gambar
Portal Newsindo, Jakarta  - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melepas pengiriman bantuan kemanusiaan untuk pengungsi Rohingya di Myanmar melalui Dermaga III Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, Kamis (29/12) pagi. Bantuan kemanusiaan itu sebanyak 10 kontainer yang terdiri dari satu kontainer berisi sarung, lima kontainer mi instan, tiga kontainer terigu dan satu kontainer biskuit atau cereal untuk makanan bayi. Bantuan itu dikirim oleh Pemerintah RI dalam hal ini Sekretariat Kabinet kepada Kementerian Luar Negeri Myanmar di Yangoon. Hadir dalam acara pelepasan pengiriman bantuan itu antara lain Menlu Retno Marsudi, Mensesneg Pratikno, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan, Dirut PT Pelindo II Elvyn GM. Sebelumnya Presiden Jokowi menyatakan Indonesia siap mengirimkan bantuan bagi warga Rohingya di negara bagian Rakhine, Myanmar, yang sedang dilanda krisis kemanusiaan. Presiden menyatakan hal itu dalam pertemuannya dengan mantan Sekretaris Jendral PBB Kofi Annan menjelang pembukaan Bali Dem...

Ahok Tamat Ahoker Ngamuk

Gambar
Rakyat sudah tak sabar Ahok pakai rompi oranye?  Wajar kalau tidak sabar, karena model manusia seperti Ahok mustahil pakai rompi jingga ( orange  itu bahasa asing, kafir) kecuali bila dipolitisir. Mereka yang tinggal tunggu waktu pakai rompi itu, tidak akan membuat kita tidak sabar. Justru kita santai dan sabar, karena tinggal tunggu waktu. SIAPA NEGARAWAN? Nota keberatan Ahok ditolak? Persidangan berlanjut? Mantap! Semua sesuai skenario. Ahok yang sejak awal segala proses persidangannya ‘istimewa’ dan ‘super cepat’, akhirnya berlanjut. Ahok harusnya bisa pra-peradilan karena proses perkaranya seperti dipaksakan, namun demi ketentraman hidup bernegara, Ahok memilih untuk menunggu pengadilan. Kalau Ahok mengambil hak-nya untuk melakukan pra-peradilan, kondisi masyarakat akan gonjang-ganjing digoyang sesapian bayaran. Negarawan sejati tidak akan mengorbankan ketentraman negaranya. Seorang negarawan tidak akan berteriak ‘lebaran kuda’ ketika situasi politik memanas. Dari balik la...

Radikalisme dan Terorisme Adalah Buah Haram Wahabisme

Gambar
Portal Newsindo,  Radikalisme dan terorisme adalah buah haram Wahabisme menurut para peneliti sejarah bahwa aliran Wahabiyah telah membuktikan bahwa untuk memurnikan tauhid hanyalah sebuah slogan yang dibentuk atas perintah langsung kementerian Urusan Penjajahan Kerajaan Inggris. Setelah mendapatkan sebagian kaum muslimin yang dapat dijadikan sebagai boneka-boneka bodohnya, kemudian konspirasi penjajah Eropa Yahudi mengirimkan berbagai keperluan operasional, logistik, tentara bayaran dan istruktur-instruktur tentara bayaran yang disupport sepenuhnya oleh kekuatan sekutu untuk mendukung gerakan Wahabi yang dimotori oleh Muhammad Ibnu Sa’ud dan Muhammad ibnu Abdil Wahhab dalam melakukan pemberontakan terhadap kekhalifahan Turki Ottoman yang sah dengan impian tingginya untuk mendirikan Haikal Sulaiman di tanah al-Haramain.  Baru-baru ini mazhab besar dalam Islam (Ahlusunnah dan Syiah) sama-sama mengecam superioritas keagamaan yang selama ini diklaim oleh negara Saudi, dan mengutu...

Bibit Terorisme Tumbuh Karena Guru Agama Makin Tak Toleran

Gambar
Kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Ahok, dan sweeping atribut Natal oleh organisasi massa keagamaan, baru-baru ini seolah-olah menjadi babak baru dalam tren intoleransi agama di Indonesia. Keduanya bersumber dari fatwa dan sikap keagamaan organisasi ulama yang sebenarnya tidak mengikat dan, menurut Kapolri Jenderal Tito Karnavian, bukan merupakan hukum positif yang harus ditegakkan. Pada kenyataannya, paham keagamaan yang eksklusif dan intoleran ada di mana-mana, termasuk yang menggejala di dunia pendidikan. Inikah refleksi dari masih rapuhnya sistem pendidikan keagamaan kita? Hasil penelitian Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) Universitas Islam Negeri Jakarta baru-baru ini menunjukkan bahwa banyak guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di tingkat pendidikan dasar dan menengah cenderung berpaham eksklusif dan bersikap tak toleran terhadap kelompok yang berbeda paham dengan mereka, baik Islam maupun non-Islam. Dalam riset yang dirilis pada pertengahan Desember ini, misalny...

Dwi Estiningsih, Anda Tak Tau Rasa Terimakasih!

Gambar
apa yang ada difikiranmu?? Wanita macam apa Anda ini?? Apa yang sudah Anda lakukan untuk Indonesia? Sebegitu kerdilnya pemikiran Anda tentang pahlawan kita. Saya bahkan malu mengakui Anda juga orang Indonesia, tak sepantasnya Anda memperlakukan mereka sedemikian hina! Apa salahnya bila mereka KAFIR?? Anda yakin masuk surga HANYA karna Anda muslim?? Dengan perbuatan arogan Anda yang menyakitkan seperti ini? Sungguh saya meragukannya! Mungkin surga pun malu membukakan pintunya untuk Anda! Apa menurut Anda KAFIR tidak boleh membebaskan bangsa dari penjajah? KAFIR tak boleh memajukan bangsa?? Apa yang salah dengan KAFIR?? Saya tanya, Anda bangsa apa?? Kami bangsa Indonesia tak saling MENGKAFIRKAN orang lain. Kami tak peduli urusan mu dan Tuhan mu. Tak perlu orang lain tau! Yang kami tau leluhur kami bersama-sama berjuang pertaruhkan SEGALANYA demi mendirikan bangsa ini. Bangsa yang saat ini bisa Anda tinggali juga. Lalu Anda itu orang mana?? Anda benar-benar manusia tak tau diri dan tak t...

Dwi Estiningsih (Tati Oktian), Kader PKS Meniti Karir Sebagai Provokator Islami

Gambar
Submitted by  Muhammad  Intel  on Wed, 12/28/2016 - 00:24 Namanya belum seterkenal Dwi Estiningsih, kader PKS yang meniti karir sebagai provokator pemecah belah bangsa dengan cuitan SARA. Tapi Tati Oktian sejenis dan sepertinya memang sesama Cyber Army yang menggunakan pola-pola yang sama dengan Esti dalam aksinya. Kalau Esti bergerak di Twitter, Tati bergerak di Facebook. Disinyalir mereka berdua hanya representasi/bagian dari gerakan sistematis yang memang bertugas mengaduk-aduk persatuan bangsa dengan cara menggosok sentimen antara pribumi dan nonpribumi dengan senjata hoax atau informasi bohong tentang 10 juta pekerja Cina dan sejenisnya, dan biasanya agar makin joss provokasinya selalu tak lupa dikemas dengan balutan agama. Persamaannya lagi, mereka itu sehari-harinya guru, pendidik anak-anak bangsa. Jadi bayangkan bagaimana jadinya masa depan anak-anak itu kalau gurunya seorang rasis dan nyambi jadi provokator. Kalau Esti di Jogja, Tati sebagaimana bionya tinggal di...

Rizieq Shihab Dilaporkan ke Polisi, Atas Tuduhan Lecehkan Umat Kristen dan Katolik

Gambar
Pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh pimpinan pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Senin (26/12), karena diduga melecehkan umat Kristen. "Kita laporkan dugaan penistaan agama, yang menurut temuan kita, itu dilakukan oleh Habib Rizieq Shihab melalui ceramahnya," kata ketua umum pimpinan pusat PMKRI, Angelius Wake Kako , Senin (26/12) sore. Menurutnya, Rizieq diduga melecehkan umat Kristen melalui isi ceramahnya di Pondok Kelapa, Jakarta Timur, berdasarkan tayangan video yang diunggah oleh SR melalui akun Twitter dan AF melalui akun Instagramnya. "Dalam bahasa dia (Rizieq Shihab), menurut kami, dia mencela (melalui kata-kata) 'Kalau Tuhan beranak, bidannya siapa'," ungkap Angelius. Selain melaporkan Rizieq Shihab, PP PMKRI juga melaporkan S dan AF yang disebutnya mengunggah video Rizieq Shihab itu dalam akun Twitter dan Instagram milik mereka. "Dua orang itu pemilik akun Twitter d...

Video ISIS Bakar Tentara Viral, Turki Blokir Media Sosial

Gambar
Portal Newsindo   -- Akses ke sejumlah sosial media seperti YouTube dan Facebook diblokir di Turki, menyusul beredarnya video propaganda ISIS yang memperlihatkan dua tentara Turki dibakar hidup-hidup.  Informasi ini pertama kali dilaporkan oleh  Turkey Blocks , situs yang rutin "mengidentifikasi dan memvalidasi laporan soal sensor massal di internet".  Pada Jumat (23/12), Turkey Blocks melaporkan bahwa para pengguna internet tidak dapat mengakses ketiga media sosial itu, tak lama setelah video propaganda ISIS itu menjadi viral.  "Masing-masing pemblokiran itu nampaknya dilakukan di tingkat ISP, dan para penyedia jasa internet diperkirakan menerapkan pemblokiran mereka sendiri, sehingga banyak pengguna tidak terdampak [dari pemblokiran]," bunyi pernyataan Turkey Blocks, dikutip dari situs mereka.   "Pemblokiran ini merupakan kali kedua dalam sepekan. Pemblokiran sebelumnya terjadi menyusul pembunuhan Duta Besar Rusia untuk Turki," bunyi pernyataan itu. ...

Ini Tampilan Uang NKRI Desain Baru

Gambar
Portal Newsindo  — Bank Indonesia meluncurkan uang NKRI pada Senin (19/12/2016) dengan menampilkan 12 pahlawan nasional. Adapun uang desain baru yang diluncurkan hari ini mencakup tujuh pecahan uang rupiah kertas dan empat pecahan uang rupiah logam. Pecahan Rp 100.000 Pecahan Rp 100.000 tetap menampilkan duo proklamator, Soekarno-Hatta, dan didominasi warna merah. Yang membedakan dari desain yang lama, gambar Presiden RI pertama, Soekarno, terlihat lebih elegan dan tidak terlalu formal. Selain itu, di bagian belakang terdapat gambar Tari Topeng Betawi, sedangkan pada desain lama berupa gedung DPR/MPR. Pecahan Rp 50.000 Pecahan Rp 50.000 tetap didominasi warna biru. Dalam desain baru, pecahan ini menampilkan pahlawan nasional Ir Djuanda Kartawidjaja. Pada desain lama, gambar yang menghiasi pecahan ini adalah I Gusti Ngurah Rai. Sementara itu, pada bagian belakang terdapat gambar Tari Legong dari Bali dengan latar belakang pemandangan alam Pulau Komodo. Pecahan Rp 20.000 Pecahan ini ...

Kisah Viral Polres Sragen Cegah Ormas Masuk Swalayan Terkait Atribut Natal

Gambar
Portal Newsindo, Sragen  - Di media sosial (medsos) sedang ramai dibahas soal ormas Front Pembela Islam (FPI) yang hendak masuk ke swalayan Mitra Sragen, Jawa Tengah, terkait atribut Natal. Aksi mereka dicegah oleh Kapolres Sragen AKBP Cahyo Widiarso dan jajarannya. Video peristiwa ini diunggah akun Sukowati Channel di YouTube seperti dilihat  detikcom , Kamis (22/12/2016). Peristiwa ini terjadi depan swalayan Mitra Sragen, Jalan Raya Sukowati No 156c, Sragen, Jawa Tengah, Rabu (21/12) kemarin. Di video itu tampak Ketua DPC FPI Sragen Mala Kunaifi bersama sejumlah anggotanya. Mereka hendak masuk ke swalayan, namun dihalangi oleh belasan polisi yang berjaga-jaga di depan pintu masuk swalayan. "Intinya kita hanya memastikan bahwasanya di dalam itu memang sudah tidak ada saudara saya (umat Islam) yang memakai atribut daripada orang-orang Nasrani. Itu tok, sudah," kata Mala, yang mengenakan gamis dan sorban berwarna putih, juga tongkat. Tidak lama kemudian, datang Kapolres Sragen...