Postingan

Menampilkan postingan dengan label nasional

Terima Kasih Banser NU dan Polisi, Korban Persekusi FPI Sudah Diamankan!

Gambar
Subdit Jatanras Polda Metro Jaya akhirnya mengevakuasi seorang remaja berinisial M yang viral di media sosial karena status Facebook terkait sebuah ormas Islam, FPI. Di dalam video tersebut, nampak M dikerumuni oleh sejumlah orang sambil dipaksa untuk membacakan permintaan maaf yang dibubuhi materai senilai 6000. Orang-orang yang melakukan penyiksaan maupun persekusi terhadap Mario, merupakan sekelompok pengecut yang membuktikan bahwa anak ini justru lebih jantan dari junjungan mereka, yaitu Rizieq Shihab. Konyol sekali, mereka memaksa anak di bawah umur untuk mengaku kesalahan. Saya tidak mengatakan bahwa anak tersebut tidak bersalah. Bagaimana pun kita harus tahu bahwa anak tersebut memang salah, karena menghina orang yg lebih tua dan menantang. Namun pastinya lebih salah lagi jika para laskar FPI bermain hakim sendiri. Wajah-wajah orang yang melakukan persekusi sudah terdeteksi. Orang-orang yang menganiaya baik secara verbal maupun fisik, kepada anak di bawah umur, justru lebih rent...

Amien Rais Ngaku Terima Uang Dan Seret Nama Sutrisno Bachir !!

Gambar
Pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais mengakui dirinya mendapatkan aliran dana pada 2007 silam terkait dengan kegiatannya melalui mantan Ketua Umum PAN Sutrisno Bachir. Hal itu disampaikan Amien dalam jumpa pers di Jakarta. Menurutnya, Sutrisno saat itu menyatakan akan memberikan bantuan untuk tugas operasional dalam pelbagai kegiatan, sehingga tak membebani pihak lain. “Karena itu terjadi sudah 10 tahun lalu saya segera me-refresh memori saya,” kata Amien di Jakarta, Jumat (2/6). “Waktu itu, Sutrisno Bachir mengatakan akan memberikan bantuan keuangan untuk tugas operasional.” Dia mengatakan dirinya bersahabat dengan Sutrisno sebelum PAN lahir pada 1998. Amien menegaskan dirinya ingat sebagai pengusaha sukses waktu itu, dia memberikan bantuan kepada dirinya baik untuk keagamaan dan sosial. Amien menegaskan Mas Tris—sapaan Sutrisno—adalah tokoh dermawan karena banyak membantu pelbagai pihak, bahkan dirinya tak tahu siapa saja yang mendapatkan bantuan dari Sutrisno. Ketika dita...

Wiranto Merasa Muak Densus Tidak Dihargai , Angkat Bicara Soal Kritikan DPR Tidak Setuju Teroris Ditembak Mati

Gambar
Menanggapi kritikan dari salah satu anggota DPR yang tidak setuju Teroris di tembak mati. Menko Polhukam Wiranto menegaskan tak ada yang salah dengan langkah polisi yang menembak mati enam pelaku terorisme di Tuban, Jawa Timur. Polisi, kata Wiranto, melepaskan tembakan untuk membela diri. "Kalau mereka sudah menembak polisi, apa kamu tidak menembak mereka? Kalau kemudian mereka menembak-nembak yang lain bagaimana? Itu mereka dalam situasi membela diri dan mengamankan sesuatu yang bisa menimbulkan banyak korban," kata Wiranto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (10/4). Wiranto menegaskan penembakan sesuai dengan prosedur. Maka dari itu, ia menolak apabila penembakan yang berujung tewasnya enam pelaku terorisme tersebut dianggap sebuah kesalahan. "Itu banyak payung hukum yang bisa diambil. Kan enggak sembarangan tembak karena melakukan suatu pengaman dari oknum yang membawa senjata. Ya memang harus dengan senjata, kan enggak mungkin pakai ketapel," katanya...

Nilai-nilai Yang Ahok Perjuangkan Lebih Kencang Saat Berada di Penjara

Gambar
Relawan 'Teman Ahok' berpendapat, nilai-nilai yang diperjuangkan oleh Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok) selama menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, akan semakin terdengar gaungnya, justru disaat raganya berada dibalik jeruji besi. "Suara ahok ttg nilai2 yg ia perjuangkan dan yg pernah dia sampaikan akan lebih kencang, justru saat raganya dipenjara. Perlahan2 terbuka," tulis Teman Ahok lewat akun Twitternya, Sabtu (28/5/2017). Sebelumnya Teman Ahok juga menulis tentang apa yang dialami oleh mantan Bupati Belitung Timur itu, bukan karena korupsi, namun ada sekelompok orang yang terus berupaya mencari-cari kesalahannya. "Setelah semua perubahan positif yang dilakukannya untuk Jakarta, bumi Pertiwi masih meminta Ahok berkorban sekali lagi. Bukan korupsi, bukan mencuri, tapi nodanya tetap dicari," ujar Teman Ahok. "Jangan pupus harapan, kawan. Jangan menelurkan ketidakpedulian yang hanya karena kita lelah berjumpa ketidakadilan. Karena masih banyak keterbelak...

Tim Siber Polri Tangkap Pelaku Penghinaan Kapolri

Gambar
Polres Bangkalan. Tim DF Subdit III Jatanras dan Tim Cyber Crime Polda Jatim kamis (25/5/2017) telah melakukan penangkapan terhadap seorang laki laki bernama MS als BOGEL (25) Pekerjaan Wiraswasta / Bengkel motor, Alamat Desa Martajasah Kecamatan Bangkalan Kabupaten Bangkalan. Pelaku ditangkap karena yang bersangkutan telah mengupload pernyataan yang berisi penghinaan terhadap pejabat negara yaitu Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian di media sosial Instagram. Dirinya berkomentar dalam postingan yang diupload oleh Div Humas Mabes Polri beberapa waktu yang lalu. Kapolres Bangkalan AKBP Anissullah M Ridha, SIK, SH, MH melalui Kasubbag Humas membenarkan penangkapan tersebut. “pelaku ditangkap kamis malam oleh Tim DF Subdit III Jatanras dan Tim Cyber Crime Polda Jatim saat berada di bengkel di Jalan Poros Masjid Syaikhona Kholil, Martajasah.” Terang Kasubbag Humas. Kini pelaku menjalani pemeriksaan intensif di Mapolda Jatim dan barang bukti telah diamankan guna proses lebih lanjut. trib...

Dr Fiera Lovita Diintimidasi Dan Diancam FPI Persis Afi Nihaya, Kini Butuh Pertolongan !!

Gambar
Sebuah peringatan keras bagi pemerintah, dimana ternyata orang orang cerdas yang dan memberikan pendapat yang berbeda dengan kebanyakan kaum di tempat tinggalnya malah menjadikan dirinya dianiaya oleh orang orang sekitar bahkan di kampung halamannya, Hal ini dialami oleh Dr Fiera Lovita yang hampir mirip dengan Afi Nihaya Faradisa, dari ancaman lewat inbox hingga ancaman nyata melalui intimidasi datang ke rumah, ini merupakan tindakan premanisme, dan tindakan yang melanggar hukum, dimana orang orang dibungkam bahkan diancam akan dibunuh hanya karena tidak sependapat dengan mereka yang mengaku dari gerombolan FPI sumbar ini... Inilah curhatan dr Fiera mengenai kronologis kisahnya dan berharap akan ada pihak pihak yang mengamankan dirinya sekeluarga, saat ini pemerintah harus segera turun tangan sebelum terjadi sesuatu yang tidak dinginkan Status Facebook yang menyedihkan dari seorang ibu di kota Solok, Sumatra Barat Assalamualaikum wr wb.. Pertama sekali saya memperkenalkan diri.. Nama ...

Soal Pengusiran Kemarin Jonru Ngeles, Mau Ngomong Apa Lagi Sekarang Setelah Liat Video Ini?

Gambar
Seperti yang kita ketahui Jonru telah diusir pulang oleh sekelompok massa dari wilayah kabupaten Sikka, dengan pengawalan ketat aparat keamanan sejak setibanya di pelabuan L Say, sampai ke bandara Frans Seda. Sebelumnya tanggal 24 May 2017 Jonru memang sedang berada di Maumere ke pulau Pemana dalam rangka survey terkait rencana penggalangan dana pembangunan gedung LPQ Alfatina di desa Pemana. Lanjut kemudian, sekiranya hari ini, 2 hari setelah Wisata Jonru di NTT dengan menggunakan uang sumbangan yang sekiranya mungkin dipotong pajak 30% oleh dirinya pribadi, Jonru mengalami sebuah insiden kurang enak ketika dia hendak pulang, dimana seperti yang sudah dijelaskan diatas kalau dia mengalami pengusiran. Ngeles Ala Jontor Mengkutip dari laman facebook miliknya: “Dan jika teman-teman mendapat berita simpang siur di berbagai media, juga dari para haters, tentang kepulangan kami dari Bandara Frans Seda Maumere ke Jakarta (transit di Bali), ketahuilah bahwa itu semua hanya pelintiran lebay. ...

Mengetahui Ada Hakim Yang Satu Ini, Sulit Ahok Bebas di Banding, Jaksa segera Cabut Banding!

Gambar
Pengadilan Tinggi DKI Jakarta telah menentukan 5 majelis hakim yang akan menangani banding yang diajukan oleh jaksa terkait kasus penodaan agama dengan terdakwa Ahok. Hakim banding Ahok dipimpin oleh Imam Sungudi sedangkan anggotanya Elang Prakoso Wibowo, Daniel D Pairunan, I Nyoman Sutama dan Achmad Yusak. Namun dengan adanya nama hakim Elang Prakoso Wibowo sebagai hakim anggota banding , saya sangat meragukan jika Ahok bisa bebas di tingkat banding, dikarenakan: Track record hakim Elang Prakoso Wibowo nampak jelas sekali dalam kasus kematian Wayan Mirna Salihin. Di mana saat itu, kuasa hukum Jessica Kumala Wongso mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi DKI Jakarta. Elang Prakoso Wibowo sebagai ketua majelis hakim banding bukan malah membebaskan Jessica tetapi malah memperkuat putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang sesat , ekliru dan telah memvonis Jessica selama 20 tahun pidana penjara. Padahal saat itu, putusan yang harusnya diambil oleh hakim Elang Prakoso Wibowo adalah memba...

Diduga Sebarkan Kebencian, Jonru Dipulangkan dari NTT

Gambar
Diduga menyebarkan ajaran kebencian sesama umat beragama di Pulau Pemana, Kecamatan AlokTimur, Kabupaten Sikka, Pulau Flores, Jonru Ginting dipulang secara paksa, Jumat pagi (26/5/2017) dari pulau itu kembali ke Jakarta. Kehadiran Jonru mengundang amarah sekelompok warga Sikka. Warga menunggu di pelataran Pelabuhan Lorens Say nyaris menghakiminya begitu mengetahui Jonru mengenakan kaos kerah warna putih saat turun dari KM Citrawati. Aparat Polres Sikka bertindak cepat menghalau warga yang sedang emosional. Jonru bersama seorang pria asal Pemana yang memfaslitasi kehadiranya ke Pemana dibawa dengan mobil menuju Bandara Frans Seda Maumere. Warga mengikutnya ke Bandara. Namun aparat Polisi memasukkan Jonru ke dalam ruangan tunggu menunggu jadwal penerbangan pesawat Nam Air dari Maumere menuju Denpasar. Keterangan dihimpun Pos Kupang,menyebutkan Jonru telah datang di Maumere sejak hari rabu (24/52/2017) datang ke Pemana menyerahkan bantuan Rp 30 juta. Sebelum ke Maumere, Jonru pernah melak...

Isi Lengkap Surat Ahok Tentang Batal Banding Tak Hanya Bikin Veronica Saja Yang Menangis

Gambar
Rumah Tahanan Depok, Minggu 21 Mei 2017, Kepada para relawan dan pendukung Ahok yang saya cintai, semua mereka yang telah menjalankan proses demokrasi di mana pun berada. Saya telah banyak berpikir tentang kejadian yang telah saya alami. Saya mau berterima kasih kepada saudara-saudara saya yang terus mendukung saya dalam doa, kiriman bunga, makanan, kartu ucapan, surat, buku-buku bahkan dengan berkumpul menyalakan lilin. Saya tahu tidak mudah bagi saudara menerima kenyataan ini. Apalagi saya. Tetapi saya telah belajar mengampuni dan menerima semua ini. Jika untuk kebaikan kita dalam berbangsa dan bernegara, alangkah ruginya warga DKI dari sisi kemacetan dan kerugian ekonomi, akibat adanya unjuk rasa yang menganggu lalu lintas. Tidak lah tepat saling unjuk rasa dan demo dalam proses yang saya alami saat ini. Saya khawatir banyak pihak akan menunggangi jika para relawan unjuk rasa, apalagi benturan dengan pihak lawan yang tidak suka dengan kita. Terima kasih telah melakukan unjuk rasa ya...

Ratna Sarumpaet :aku gakpuas kalo ahok cuman masuk penjara,ahok harus keluar dari indonesia

Gambar
Jakarta -Aktivis perempuan Ratna Sarumpaet belum puas dengan penonaktifan dan penahanan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) setelah dinyatakan bersalah dalam kasus penistaan agama. Pasalnya, menurut dia sekarang ini belum terasa ada perubahan yang terjadi di Ibu Kota. “Tapi ini kan yang memimpin belum yang baru. Belum kelihatan, yang memimpin kan masih Djarot (Djarot Saiful Hidayat) dan semua sistem, kan, belum berubah juga,” ujar Ratna kepada Suara.com, Senin (22/5/2017). Ahok divonis majelis Pengadilan Negeri Jakarta Utara selama dua tahun penjara pada Selasa (9/5/2017). Setelah itu, Ahok langsung ditahan di rumah tahanan Cipinang, Jakarta Timur, sehari kemudian dipindah ke rumah tahanan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Ketika ditanya apakah vonis dua tahun penjara sudah adil, Ratna tidak menjawab soal adil dan bukan adil. “Saya nggak tahu, karena saya bukan pemegang keadilan tapi kan kita orang yang percaya setidak- tidaknya mencoba percaya pada hakim. Barangkali peradilan kita...

Pembelaan Tokoh Muslim Amerika Terhadap Ahok Dan Flowchart-nya yang Menohok Kaum Sumbu Pendek

Gambar
Kasus Ahok memang sudah mendunia. Ia tak lagi jadi konsumsi warga Jakarta tapi sudah menjadi konsumsi warga dunia. Dari berbagai kota di belahan dunia muncul suara-suara keprihatinan. Mereka menilai, hukum di Indonesia sudah berbuat aniaya kepada Gubernur petahana yang telah dituduh menistakan agama Islam. Sebuah tuduhan, yang mesti sudah diketok palu namun jauh dari rasa keadilan. Keprihatinan yang sama dirasakan Qashim Rashid. Tokoh muslim di negara Paman Sam. Dalam situs onfaith.co disebut bahwa Ia adalah juru bicara “Ahmadiyya Muslim Community USA. He is an attorney and author of the critically acclaimed book “The Wrong Kind of Muslim.” Di usianya yang masih tergolong muda (34 tahun) Ia sudah menjadi penulis buku, salah satunya yang best seller adalah “The Wrong Kind of Muslim” dan diundang sebagai pembicara masalah-masalah agama dan ke-Islaman. Ia dimintai beragam pendapatnya mengenai tema-tema agama, khususnya Islam. Masalah terorisme, radikalisme dan fundamentalisme banyak Ia ba...

Amien Rais Terusik Dengan Ucapan Jokowi Soal Gebuk Kelompok yang Anti konstitusi & Anti NKRI

Gambar
Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais menilai Presiden Joko Widodo menganggap enteng kedaulatan rakyat. Penilaian ini merupakan reaksi dari instruksi Jokowi kepada Polri dan TNI untuk 'menggebuk' pihak yang anti-konstitusi, anti-Pancasila. "(Kata) Gebuk tidak boleh lagi keluar dari lisan seorang presiden apalagi memerintahkan Kapolri untuk tidak banyak pertimbangan. 'Gebuk saja, kalau ada kelompok yang anti konstitusi, anti NKRI yang memecah belah rakyat'. Wah amat mengagetkan," ungkap Amien Rais dalam acara refleksi 91 Tahun Reformasi dengan tema 'Menggembirakan Demokrasi; Tribute to Amien Rais' di Halaman Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta, Sabtu (20/5) malam. Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah mengingatkan presiden agar tak menebar ancaman. Saat masih berkuasa, Presiden Soeharto juga kerap melontarkan ucapan 'gebuk'. Ini berdampak buruk sebab masyarakat Indonesia memakzulkannya secara masif. "Dulu ada pre...

Aksi Bela Ulama Di Kalimantan Barat Bentrok dengan Aksi Gawai Warga Dayak!

Gambar
Aksi Bela Ulama Yang Digelar di Kalimantan Barat, akhirnya bentrok dengan aksi Gawai warga dayak, hal ini meski sudah diantisipasi dengan pihak keamanan ternyata akhirnya bentrok juga, hal ini adalah akibat adanya warga warga yang ternyata bergesek, yaitu yang ingin mendemo Gubernur Cornelis dengan tajuk Bela Ulama, dan Aksi Gawai Warga Dayak yang ingin menyerukan hari kebangkitan nasional, sampai saat ini masih belum jelas apa yang membuat terjadinya bentrokan, tapi pengamanan sudah ketat dan siap VIDEO DARI SISI MASSA BELA ULAMA   Hal ini padahal sudah diantisipasi sebelum adanya kegiatan, dimana berbagai satuan aparat bahkan TNI sudah dilokasi WARGA BERHARAP AMAN Pengamanan oleh ribuan aparat gabungan TNI/Polri mendapat apresiasi dari masyarakat. Upaya aparat tersebut diharapkan dapat membuat situasi tetap kondusif. Ainul misalnya. Warga Desa Durian ini menilai pengamanan yang dilakukan itu sangat baik dan perlu guna mencegah terjadinya pertikaian dua kelompok. Ia mengapresiasi ...

Sejak Jokowi Bilang Siap Gebuk dan Tendang, Fadli Zon Tidak Ada Suaranya Lagi Kini

Gambar
Siapa yang tidak kenal Fadli Zon, dedengkotnya partai Gerindra, partai besutannya Prabowo Subianto yang saat ini adalah partai oposisi pemerintahan Jokowi. Apapun yang diucapkan Jokowi, apapun yang dilakukan Jokowi, tidak pernah lepas dari kritikan-kritikan mautnya yang dibuat sepedas mungkin agar pemerintahan Jokowi nyonyor. Sejak kekalahan telak Prabowo Subianto dalam pilpres 2014 yang lalu, plus ditambah dengan cabutnya Ahok dari partai Gerindra, maka klop sudah penderitaan mereka sehingga membuat Fadli Zon semakin kesini semakin liar tidak terkendali. Kebijakan-kebijakan Jokowi dalam menjalankan roda pemerintahan dihajarnya tanpa peduli karena sakit hati yang berkepanjangan dan rasa kebencian, maka segala cara haram pun dia halalkan. Namun kesabaran orang tentu ada batasnya. Ibaratnya gelas kosong yang diisi air terus menerus tetes demi tetes, maka lama kelamaan gelas yang kosong itu akan penuh juga dan airnya tumpah meluap keluar. Ini yang terjadi saat ini. Sepertinya Jokowi sudah...

“Preman” Media Sosial Penghina Habib Luthfi Pucat Pasi Didatangi Banser NU [vidio]

Gambar
Kebebasan mengeluarkan pendapat merupakan salah satu Hak Asasi Manusia (HAM) yang paling mendasar. Hak mengeluarkan pendapat ini termasuk dalam Hak Asasi Pribadi (Personal Rights). Kebebasan berpendapat juga dijamin secara konstutisional dalam UUD 1945 pasal 28 “Bahwa kebebasan berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan sebagaimana ditetapkan dengan undang-undang. Kemerdekaan mengeluarkan pendapat dinyatakan dalam Pasal 1 (1) UU No. 9 Tahun 1998, bahwa kemerdekaan menyampaikan pendapat adalah hak setiap warga negara untuk menyampaikan pikiran dengan lisan, tulisan, dan sebagainya secara bebas dan bertanggung jawab sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Selain itu kebebasan mengeluarkan pendapat dimuka umum juga diterangkan dalam UU No.9 Tahun 1998. Jadi secara hukum, setiap orang “bebas” mengeluarkan pendapatnya secara lisan maupun tulisan maupun dalam bentuk media lainnya. Tetapi hal ini bukan berarti kita boleh mengeluarkan...