Postingan

Menampilkan postingan dengan label kontroversi

Tahukah Anda Siapa Ratna Sarumpaet Sebenarnya? Banyak Gelar Baru yang di Sematkan Netizen Kepada Nenek Yang Satu Ini

Gambar
Akhir-akhir ini, berita tentang  RATNA SARUMPAET  begitu santer diberitakan diberbagai media. Baik media elktronik, maupun media cetak. Apalagi di Media Sosial, saban hari kita melihat postingan dan ulasan mengenai ibu satu ini. Oleh karena itu, sehubungan lagi rame-ramenya bahas si nenek (sebutan para netizen untuk Ratna Sarumpaet), udah ada yang kasih kuliah twitter (kultwit)-nya nih,  WUJUD ASLI SI RATNA SARUMPAET.  Siapa Ratna Sarumpaet Sebenarnya?  Mari kita bongkar semuanya tentang si NENEK seperti yang telah dilansir oleh kultwit @Partaisocmed: http://chirpstory.com/li/224188 di bawah ini. ‪#‎SiapaRatnaSarumpaetSebenarnya‬ RATNA SARUMPAET YANG MENGERIKAN 1. Ratna Sarumpaet adalah salah satu aktifis Indonesia yg cukup dikenal. Sejak dahulu dia terbiasa bersuara lantang. 2. Sebagai aktifis Ratna Sarumpaet juga pernah merasakan tidur dibalik jeruji besi. Namun semua itu tidak melunturkan keberaniannya 3. Awalnya Ratna Sarumpaet adalah seorang ibu rumah tangg...

Firza Resmi Tersangka, Nama Besar Rizieq Akan Terjun Bebas, FPI Limbung, Anies-Sandi Tak Peduli

Gambar
Setelah molor agak lama proses hukum kasus baladacintarizieq, akhirnya babak baru dimulai. Polisi telah resmi menetapkan Firza sebagai tersangka. Polisi telah melakukan gelar perkara kasus dugaan pornografi ‘baladacintarizieq’. Dari hasil gelar perkara itu, polisi menetapkan Firza Husein sebagai tersangka. “Dan dari hasil gelar perkara selesai jam 22.00 WIB, dinyatakan bahwa status saksi FHM jadi tersangka,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (16/5/2017). Argo mengatakan, peningkatan status tersangka itu dilakukan setelah polisi memeriksa saksi-saksi dan ahli serta barang bukti lainnya. Dari alat bukti tersebut, keduanya dinyatakan cukup unsur untuk ditetapkan sebagai tersangka. “Ada dua alat bukti yang cukup,” imbuhnya. Saat ini Firza masih menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya. Polisi masih punya waktu 1×24 jam untuk menentukan langkah selanjutnya. Sebelumnya, ahli telematika Dr Abimanyu diminta pendap...

Penipuan Perang Suriah,Berimplikasi Islam Radikal Indonesia Benci Pemerintahan Jokowi

Gambar
" alasan kenapa anti zionis berubah menjadi anti syiah anti komunis PKI" Mari kita melirik sebentar ke peristiwa mancanegara yang sedang hangat dibahas di semua Media Mainstream seperti CNN, BBC, dll, yakni: "Serangan Gas di Suriah" Pemerintah Suriah sedang kembali menjadi sorotan dunia DITUDUH menyerang rakyat sipil menggunakan Gas Sarin, berdasarkan laporan organisasi kemanusiaan "White Helmet" Namun laporan tersebut DIBANTAH oleh negarawan Amerika Serikat sendiri yang akhir-akhir ini semakin banyak yang tumbuh NURANI dan berani muncul untuk mengatakan yang sebenarnya terjadi.. Dalam video ini adalah TESTIMONI 3 negarawan Amerika Serikat: Senator Ron Paul (Republican), Senator Richard Black (Virginia), dan Presiden Donald Trump, menjelaskan serangan Gas TIDAK MUNGKIN dilakukan oleh rezim Assad, melainkan lebih masuk akal hal tersebut dilakukan pihak-pihak yang ingin PROVOKASI Perang global IMBAS KE INDONESIA Memahami apa yang sedang terjadi di Suriah ada...

Akal-Akalan Show Dzakir Naik:Novita Putri Sudah Islam Sejak Kecil Tapi Diskenariokan Baru Masuk Islam

Gambar
Dalam sebuah acara show dakwah yang diperankan oleh tokoh bernama Dzakir Naik di UPI Bandung pada Ahad (2 April 2017), ada seorang wanita bernama Novita yang mulanya diperankan bertanya soal wanita dalam Islam. Dalam video Youtube yang beredar, si Novita mengajukan pertanyaan, "apakah seorang muallaf juga bisa dipertimbangkan agamanya karena ilmu agamanya masih nol?" Penanya sengaja mengajukan hal itu karena dalam Islam, sebagaimana hadits Nabi, wanita yang dipertimbangkan untuk dinikahi adalah karena agamanya. Ia memabaca terjemahan hadits tersebut di hadapan ribuan hadirin di UPI Bandung. Namun Dzakir Naik hanya menjawab sepintas lalu. Ia tidak menjawab pertanyaan itu dengan jelas, justru mengulang keterangan hadits Nabi dengan bahasa Arab yang belepotan cara pengucapannya. Lebih lanjut, Dzakir Naik malah langsung merespon Novita yang hendak masuk Islam. "Apakah Anda ingin memeluk Islam?" tanya Dzakir Naik. "Yes," jawab Novita. "Apakah ini kehendak ...

Terbongkar Kasus Rizieq Rampok Tanah Negara di Puncak Bogor

Gambar
Selain markas yang berlokasi di Petamburan Jakarta, ternyata Rizieq Shihab juga memiliki harta simpanan di Mega Mendung Bogor hasil “rampasan reman”. Rizieq mendirikan markas FPI dan pusat bisnis mewah berkedok pesantren di atas tanah seluas 10 hektar yang dikenal dengan Pesantren Agrokultural Markaz Syariah. penampakan pesantren super mewah Rizieq Shihab yang dibangun di atas tanah rampasan seluas 10 hektar “Pesantren Mewah” tersebut dilengkapi hotel, villa, mess, perkebunan, pertanian dan peternakan kuda. Namun ternyata di balik kemewahan harta Rizieq tersebut menyimpan bau busuk. Menurut informasi yang berhasil dikumpulkan gerilyawan kami, tanah seluas 10 hektar yang digunakan Rizieq untuk membangun kerajaannya sendiri adalah tanah negara. Artinya Rizieq merampok tanah negara dan tanah rakyat untuk kepentingan bisnisnya sendiri. Mobil mewah Rizieq sedang terparkir di depan pesantren super mewahnya Rizieq menyerobot tanah tersebut dari PTP VIII. Informasi terakhir yang berkembang pih...

ADA UDANG DIBALIK BATU-MUI , Komisi I DPR Minta Jelaskan soal Lawatannya ke Israel

Gambar
Jakarta  - Ketua Komisi Perempuan Remaja dan Keluarga Majelis Ulama Indonesia (MUI) Istibsyaroh berkunjung menemui Presiden Israel Reuven Rivlin di Tel Aviv. Komisi I DPR meminta Istbsyaroh mengklarifikasi pertemuan tersebut ke publik atau MUI sendiri. "Dalam konteks hadir ibu ini patut dipertanyakan. Apakah atas nama pribadi atau dalam konteks MUI? Kalau konteks pribadi, bisa dipertanyakan, apa mungkin sekelas Presiden (Israel) mau menerima pribadi? Pasti ibu itu harus menjelaskan kepada MUI atau ke publik karena tidak sejalan dengan politik luar negeri kita," ujar Wakil Ketua Komisi I DPR TB Hasanuddin saat dihubungi, Jumat (20/1/2017). Hasanuddin mengatakan harus diketahui konteks pertemuan Istibsyaroh dengan Rivlin dalam hal apa. Dia khawatir kunjungan ini akan mempersulit perjuangan Indonesia membantu Palestina dalam meraih kemerdekaan.  "Harus diketahui apa yang dibicarakan, nanti kita lihat, saya tidak berkomentar dulu. Jangan sampai nanti menyulitkan, bisa jadi d...