Postingan

Menampilkan postingan dengan label opini

Teruntuk Ustad Solmed, Imigrasi Singapura Tidak Zholim Itu Aturan Negara Mereka !

Gambar
Sore ini media sosial ramai dengan unggahan cuit Sholeh Mahmud alias Ustad Solmed. Ia menceritakan bahwa dirinya ditahan di ruang tahanan tanpa alasan yang jelas. Paspornya juga ditahan. Kemudian ia melanjutkan ceritanya: Saya harusnya pulang ke indonesia harusnya jam 16.35 dan sekarang peswat sudah terbang. Saya pesan tiket pesawat jam 17.15 wib katanya diberangkatkan teryata tidak juga. Saya sudah sampaikan pulangkan saja saya ke indonesia walau saya tidak tahu mengapa 9 jam lebih saya ditahan, krna mlm ini saya ada acara Akhirnya mereka datang menawarkan saya pulang jam 19.50 dengan konsekwensi saya tdk bisa menghadiri acara undangan malam ini. Sampai 5 menit yg lalu saya msh bertanya salah saya apa?mengapa saya ditahan mengapa paspor saya ditahan?mengapa saya tidak boleh pulang? jawaban mereka sungguh sangat luar biasa,Kamu mau pulang apa nggak ? Saya tanya kenapa saya ditahan kok jawabnya km mau pulang apa nggak? Mereka Seperti tidak punya rasa sungkan pada Indonesia,mereka seenak...

Antara Islamisasi Politik Dan Politisasi Islam

Gambar
Ah kita ini makin bingung aja Bagaimana mungkin terjadi, Saya kok makin bingung aja,melihat perkembangan akhir akhir ini, ulama yang menjadi pengurus ,ormas islam terbesar di dunia Nahdlotul Ulama, di katain sesat,antek yahudi yang bukan saja buta mata tetapi juga buta hatinya. Padahal ulama itu demikian di hormati,berdasarkan keilmuan ,berdasarkan nasab dan berdasar kan posisinya sebagai ketua PB NU dan Presiden. Kami semua diam,karena hormat kami kepada habib Lutfi Pekalongan, juga habib UMAR PAMURAGAN,HABIB AHMAD SUKARAJA ,DAN HABIB ANIS SOLO. Kami juga mengharapkan , orang yang mengatakan itu dan pekerjaan nya atau hobby nya memaki maki Ulama itu segera di aliri sifat halus, sopan santun serta ahlaqul hulk nya nabi, ( yang dianggap sebagai datuk ,odek odek gantung siwur atau canggah buyutnya.yakni Rosulullah kalau memang nasabnya valid . Karena selama ini belum ada pemeriksaan genetika bahwa mereka yang mengaku habib itu memiliki sifat dna yang sama dengan Nabi, apalagi jaraknya su...

Sikap Menantang Tuhan, “Mengapa Rizieq Shihab Masih Dipuja Setelah Melakukan Aib Yang Begitu Hina?”

Gambar
Ini adalah sebuah pertanyaan yang seyogyanya dijawab oleh si pemuja Rizieq Shihab. Saya menulis pandangan saya dari sisi perempuan dan berusaha memahami perasaan istri seorang RIzieq Shihab yang memilih jalannya sebagai seorang pemimpin kelompok keagamaan yang begitu keras untuk menghapuskan maksiat dari bumi Nusantara. Tidak ada istilah hukum karma dalam ajaran Islam. Yang dikenal dalam Islam adalah takdir. Lalu disederhanakan lagi dalam bentuk sebuah kiasan atau peribahasa yang berbunyi, “Siapa yang menabur angin, dia yang akan menuai badai”. Dan Agama adalah satu ajaran, sistem yang mengatur tata keimanan (kepercayaan) dan peribadatan kepada Tuhan Yang Mahakuasa serta tata kaidah yang berhubungan dengan pergaulan manusia dan manusia serta lingkungannya. Secara etimologi, kata “agama” bukan berasal dari bahasa Arab, melainkan diambil dari istilah bahasa Sansekerta yang menunjuk pada sistem kepercayaan dalam Hinduisme dan Budhisme di India. Agama terdiri dari kata “a” yang berarti “ti...

Politik Hukum Rimba : Jokowi Disasar Kudeta, Gatot Offside, Kalla Bermain Api

Gambar
Sejak menjadi Presiden, Jokowi memang sasaran empuk untuk dikudeta. Jokowi yang berlatar belakang sipil, dipandang remeh lawan-lawannya. Di kalangan militer, Jokowi dihargai karena kejujuran dan kesederhanaannya. Namun ia bukanlah sosok yang disegani, apalagi ditakuti. Jejak menakutkan Jokowi ala Duterte misalnya, tak ditemukan. Di kalangan Islam garis geras, Jokowi dipandang sebelah mata. Ia bahkan dijadikan sebagai bahan olok-olokan di media. Fitnah-fitnah dan hinaan keji kerap dilontarkan kepadanya. Jokowi kerap dituduh sebagai Komunis, antek PKI dan sebagainya. Respon Jokowipun ala kadarnya. Ia lebih banyak bekerja, fokus membangun ekonomi. Sementara soal politik dan mengamati lebih seksama pergerakan radikalis, kurang mendapat perhatiannya. Ada indikasi bahwa di masa pemerintahan Jokowi 2014-2019, kaum radikalis di negeri ini semakin berani unjuk gigi dan sudah terang-terangan mendirikan negara khilafah. Impian negara khilafah yang sempat padam di era Soeharto kembali menguat. Apa...

Batal Naik Banding, Umpan Lambung Ahok ke Jokowi untuk Skak Mat JK dan Prabowo?

Gambar
Selama ini kita melihat bahwa di satu sisi Ahok begitu dizalimi oleh para kaum bani daster, di sisi lain kita melihat Rizieq Shihab seperti bergerak bebas di luar negeri. Ini menjadi sebuah hal yang rasanya tidak adil bagi beberapa orang. Ahok yang dianggap menista agama hanya karena satu kalimat, dan itupun diedit oleh Buni Yani, mendapatkan vonis dua tahun. Sedangkan kita melihat Rizieq yang dilaporkan dengan dugaan banyak kasus, bahkan sekarang masih berani mengancam pemerintahan Indonesia untuk melakukan revolusi putih. Memang Rizieq yang adalah manusia keputihan ini menjadi sebuah tokoh antagonis yang bermain di dalam kisah perpolitikan di Indonesia. Rizieq yang selama ini dianggap sebagai singa, sekarang mulai terampelas gigi taringnya oleh Ahok. Saya ulangi lagi, diampelas oleh Ahok. Selama ini kita melihat bagaimana Tito meredam aksi demo bela (katanya) Islam, Gatot juga meyakinkan warga Jakarta untuk tetap tenang, sebenarnya disutradarai oleh orang yang menikmati hari-harinya ...

Simalakama, Sistem e-Budgeting Jadi Kartu Mati Anies-Sandi, Salut Buat Ide Brilian Ahok

Gambar
Saya semakin kagum dengan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ketika memimpin DKI Jakarta. Orang yang jujur dan lurus tentu akan menjaga amanat yang diembankan kepada dirinya. Seperti juga Ahok, dia begitu menjaga amanat yang diberikan kepadanya. Dia begitu ketat menjaga uang DKI Jakarta jangan sampai lolos digarong sepeserpun. Sistem e-Budgeting yang diterapkan di DKI Jakarta, memungkinkan untuk Ahok menjaga dana APBD DKI Jakarta agar tidak digarong. Saking ketatnya e-Budgeting untuk memasukkan anggaran personal pun sangat tidak mungkin dilakukan. Karena akan langsung ketahuan. Menurut penjelasan Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah, Dengan ketatnya sistem e-budgeting,oknum tidak mungkin bisa memasukan anggaran siluman. Saefullah mengatakan sistem tersebut menjamin semua program yang masuk ke dalam APBD untuk kepentingan masyarakat Jakarta. “Sehingga intervensi personal, intervensi kepentingan kelompok itu sudah tidak mungkin lagi kita akomodir. (Tidak diakomodir) kalau kepentingan itu t...

Super Ngawur! JK Anggap Anies Dekat dengan Jokowi dan Moderat? Disini Jusuf Kalla Merasa Kalah

Gambar
Wakil Presiden Jusuf Kalla bantah pernyataan Zulkifli Hasan, ketua umum PAN terkait intervensi mengenai pencalonan Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta di bawah usungan Prabowo Subianti. Jusuf Kalla mengatakan bahwa saat proses pencalonan, ia hanya mengatakan sedikit hal mengenai Anies Baswedan. JK menilai bahwa Anies merupakan orang yang cukup dekat dengan Pak Dhe Joko Widodo dan memiliki pandangan moderat. “Jam 12 malam sampai jam 1 pagi itu ada intervensinya Pak JK. Saya kan suka terus terang. Pak JK boleh enggak ngaku, saya dengar kok teleponnya. Pak JK lah yang meyakinkan sehingga berubah lah,” – Zulkifli Hasan Setidaknya ada tiga permasalahan yang saya lihat, dimiliki oleh Jusuf Kalla. Jusuf Kalla boleh memberikan pendapat dan penilaian pribadi terhadap Anies Baswedan. Namun permasalahan pertama , Jusuf Kalla tidak tahu bahwa kapasitasnya sebagai wakil presiden, tentu membuat setiap perkataannya akan dianggap sebagai suatu pernyataan dukungan. Rasanya Jusuf Kalla dan sang...

Prabowo Menyesal Usung Anies? Lah Kok Bisa Sampai Sebegitunya?

Gambar
Prabowo -Anies Baswedan Tadinya Prabowo mau mengusung Sjafrie Sjamsoeddin-Sandiaga di Pilgub DKI. Sjafrie yang berlatar-belakang militer, cocok dengan gaya Prabowo. Namun keinginan Prabowo itu, ditentang oleh PKS yang tidak suka militer. Mengapa? PKS akan susah mengendalikan calon yang berlatar-belakang militer. Sosok militer biasanya sudah bertahun-tahun dilatih untuk setia pada Pancasila dan UUD 1945. Dalam jiwa seorang militer, telah dipatri bahwa NKRI adalah harga mati. Untuk mengimbangi keinginan Prabowo itu, PKS dengan berani mengumumkan pasangan Sandiaga- Mardani. Prabowo sebetulnya sempat mengiyakan pasangan ini. Media sempat memberitakan bahwa Prabowo akan mendukung Sandiaga-Mardani. Namun di saat bersamaan ada manufer dari Cikeas. Mantan Presiden SBY langsung memimpin koalisi Cikeas yang beranggotakan 4 partai, yakni Demokrat, PPP Romy, PKB, PAN mengusung calon sendiri. Saat itu nama Yusril Ihzra Mahendra berseliweran sangat kuat sebagai calon. Namun karena track record Yusri...

Terbongkar! Perkelahian Istri Rizieq Dengan Rizieq Perihal Chat Dengan Firza , Cukup Seru Dan Menegangkan

Gambar
Baru saja saya menuliskan sebuah artikel Firza Yang Telah Hadir, Dengan Istri Rizieq Yang Syok Karena Dipanggil. Di dalam artikel tersebut saya menuliskan bahwa sang istri syok karena kasus konten p0rn0 ini akan memperparah keadaannya yang sedang sakit hati dengan Rizieq, karena jelas seharusnya sebagai seorang istri yang normal dan mencintai suaminya, ketika tahu suaminya bajingan, maka jelas rasa sakit di hati itu tidak bisa lagi ditutupi. Sudah syok karena kasus fitnah ini benar atau tidak, eh dipanggil Polisi sebagai saksi, sudah jatuh ketimpa tangga, eh diperparah dengan jatuh ketimpa atapnya pula. Ternyata dugaaan saya benar, istrinya yang syok itu memang benar menggambarkan sakit hati dan kekecewaan terhadap Rizieq, berita yang baru saja keluar ini benar-benar membuat pembaca mungkin merinding dibuatnya. Syarifah Fadlun Yahya, istri pentolan FPI Muhammad Rizieq Shihab, dikabarkan murka karena kasus dugaan penyebaran konten pornografi di laman baladacintarizieq.com yang menyeret...

Firza Yang Telah Hadir, Dengan Istri Rizieq Yang Syok Karena Dipanggil, Pulanglah Ayang Mbib.. Dek Firza Menunggumu di Meja Hijau...

Gambar
Seperti yang kita ketahui bahwa hari ini Firza hadir dalam pemanggilan kedua, kala pada pemanggilan pertama dirinya tidak hadir dalam pemanggilan. Firza datang didampingi dengan adiknya, Dengan pose kaca mata hitam, dan gaya sang adik yang sedikit bergaya sesuai dengan foto, cukup mengesankan saat hadir tersebut mereka siap menghadapinya. Seharusnya memang seperti itu, harus siap, karena ini adalah pemanggilan kedua, karena pada pemanggilan pertama Firza mengabarkan ke Polisi bahwa dirinya sedang sakit, atau kurang enak badan. Dalam artian secara logika sederhana harusnya ada cukup waktu dari tanggal 25 April 2017 lalu, hingga tanggal 16 Mei 2017 saat ini yang hampir 20 hari sudah. Bagaimana mungkin tidak siap bukan? Seharusnya benar, harus siap. Firza tidak berkomentar apapun saat itu, mungkin dia sedang fokus untuk mempersiapkan jawaban saat ditanya sebagai saksi pada pemanggilan kedua ini, kita maklumi saja. Namun ada cerita yang berbeda, kalau disini Firza sudah siap, ternyata disa...

Skenario Baru Para Khilafer Gulingkan Jokowi, Jargon Negara Khilafah Dari Sabang Sampai Maroko Cuma Siasat Politikus Busuk

Gambar
Selama hampir tiga tahun berkuasa, publik sadar bahwa Jokowi yang sipil, berulang kali dicobai untuk dilengserkan. Namun untuk sementara Jokowi gagal dilengserkan. Ke depan, tanpa taktik dan strategi jitu dan dukungan kuat dari masyarakat, Jokowi mungkin berhasil dilengserkan. Menilik ke belakang sejak Jokowi memimpin negeri ini, ada optimisme luar biasa dari rakyat banyak. Kemenangannya pada Pilpres 2014 itu titik awal keseimbangan baru dalam menetralisir pengaruh kroni oligarki bisnis dan kroni khilafah. Kedua kubu inilah yang akhir-akhir ini bersatu untuk melengserkan Jokowi. Pada Pilpres 2014 lalu, Prabowo yang sudah bersujud syukur karena mengira telah mendapat mandat dari rakyat, secara menyakitkan kalah dari Jokowi kendatipun sudah berdarah-darah menggugat di Mahkamah Konstitusi. Padahal segerombolan nama beken telah mendukungnya habis-habisan dengan dana tak terbatas. Dukungan dana tak terbatas dari kroni oligarki bisnis semacam Hatta Rajasa, Reza Chalid, Aburizal Bakri, Hasyi...

Jokowi Kembali Diuji Kepiawaiannya Menghadapi Hantaman, Kali Ini Lewat Tjahjo Kumolo

Gambar
Lawan-lawan Jokowi semakin garang dan massif menyerang Jokowi. Pilpres 2019 sudah semakin dekat. Fakta bahwa menurut salah satu survey Jokowi adalah orang yang paling diinginkan menjadi presiden di tahun 2019 membuat lawan-lawan Jokowi panik. Harus segera dicari senjata untuk merontokkan elektabilitas Jokowi. Beberapa persoalan yang terjadi di daerah seolah sengaja dipaksakan untuk dihubungkan dengan Jokowi. Jokowi yang tidak tahu menahu persoalannya justru yang dimintai pertanggungjawabannya. Kita sudah melihat bagaiamana kasus Ahok membuat nama Jokowi diseret. Isu penistaan agama dilakukan oleh Ahok, namun yang mereka tuntut adalah Jokowi. Banyak yang memprediksi jika kasus Ahok adalah pintu masuk untuk makar menggulingkan pemerintah Jokowi. Jokowi dalam kondisi pelik dimana beliau harus benar-benar keluar dari persoalan itu namun di lain sisi, Jokowi juga seyogyanya membantu Ahok karena Ahok adalah seorang sahabat. Jokowi terus menerus dihantam. Meninggalnya petani kendeng yang meno...

I Gede Pasek Sampai Iri Kepada Ahok,Makin Ditekan Makin Bersinar,Vonis 2 th Dongkrak Popularitasnya Jadi Gila-gilaan

Gambar
Portal Newsindo , Banyak yang sedih lantaran Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) divonis hukuman penjara dua tahun. Vonis ini dirasa tidak adil dan juga janggal. Sebagian orang juga mengira jika karir Ahok tamat dengan jatuhnya vonis hakim. Bagi yang berseberangan dengan Ahok, merasa jika Ahok sebagai lawan politik telah dikalahkan. Namun yang sebenarnya, Ahok malah mendapatkan kemenangan besar, seperti yang diungkapkan oleh politisi I Gede Pasek Suardika. Catatan I Gede Pasek Suardika BANYAK meminta saya beri analisa soal bagaimana nasib politik Ahok setelah hakim menjatuhkan vonis 2 tahun penjara. Ada baiknya saya tulis ringan saja agar sederhana dibaca. Kalau melihat gelombang aksi yang ada hingga vonis hakim, maka secara kasatmata Ahok sebenarnya sudah mati secara politik. Deretan pembenarnya banyak. Kasusnya adalah penistaan agama, dan agama yg dipeluk mayoritas yg dihina. Sudah dihukum. Dan terbukti, dalam Pilkada, kesuksesan kinerjanya kalah dengan dampak "salah ucap" ketika...

Minta Bantuan Komnas HAM, Begini Tanggapan Ketua Komnas HAM Yang Bikin Rizieq Makjleb!

Gambar
Rizieq sampai sekarang belum kembali ke Indonesia. Ada indikasi Rizieq merasa takut untuk pulang ke Indonesia. Apa sebab? Rizieq bahkan telah bertolak ke Arab Saudi sebelum Ahok resmi divonis 2 tahun penjara. Berbanding dengan pernyaaan sebelumnya yang begitu garang ingin memenjarakan Ahok, kali ini Rizieq cenderung menghindar. Kemungkinan Rizieq takut akan mendapat teror dari pendukung Ahok jika pulang ke Indonesia. Kemungkinan kedua, Rizieq juga takut dengan proses hukumnya. Fakta Ahok divonis 2 tahun, maka hampir pasti Rizieq juga akan mengalami nasib yang sama, bahkan bisa lebih parah karena kasus Rizieq lebih banyak dibanding Ahok. Rizieq kemudian baper. Dirinya merasa didzalimi oleh penguasa di Indonesia. Dirinya meminta bantuan ke Komnas HAM untuk membantu Rizieq atas dugaan pelanggaran HAM yang dilakukan oleh pengusaha kepada Rizieq. Ternyata Rizieq memiliku nyali yang sangat ciut. Padahal sebelumnya denga garang berteriak akan melakukan revolusi. Sekarang buktinya apa? jangank...

Antara Ahok dan Rizieq = Antara Kesatria dan Pecundang

Gambar
Meme di 9GAG Ia demikian kooperatif, menghormati proses hukum, dia tidak pernah mencari alasan ini dan itu untuk mangkir dan ngakali hukum. Dia Kristen. Yang satu lagi, kasus hukumnya banyak, sangat tidak kooperatif, bukan hanya ngeles dan mangkir malah terus menerus memprovokasi dan membuat stigma pemerintah dan penegak hukum buruk di mata rakyat. Untuk orang lain dia bilang “Supremasi Hukum”, “Tegakan hukum jangan pandang bulu”, tapi dia melindungi diri dengan bualan “jangan kriminalisasi ulama”. Dan orang ini Islam. Dalam konteks ini kita mau meneladani yang mana? Saya akan meneladani Kristen tapi mengamalkan nilai-nilainya daripada yang Islam tapi menjadikan agama sebagai bamper saja. Sejarah menganggap kita tidak perlu tahu musuh Martin Luther, tidak perlu tahu musuh Galileo, tidak perlu siapa yang meracuni Socrates, tidak perlu tahu yang menganiaya para Imam Madzhab, tidak perlu tahu siapa yang membakar kitab Ibn Mulaqin, tidak perlu tahu yang memfitnah Al-Hallaj, tidak perlu tah...

Di Negara Yang Penuh Bedebah Ini, Metamorfosa Ahok Tengah Berada Di Fase Kopompong

Gambar
Kupu – Kupu Ahok tersingkir dari kursi gubernur, lalu Ahok dihukum. Sudah jatuh tertimpa tangga. Sudah terluka disiram cuka. Itulah yang dialami oleh Ahok dan juga semua pendukungnya. Ahok adalah korban kebengisan dari para bedebah, para pemburu tahta dan rente yang selama ini terkunci oleh ketegasan, kejujuran dan transparansi Ahok dalam membela kepentingan rakyat Jakarta. Ahok adalah korban yang berhasil digulingkan dan sukses dipenjarakan. Digulingkan oleh para politikus pendendam. Ahok dipenjarakan oleh orang-orang yang merasa sebagai pemilik kavling surga. Ahok dibuat bertekuk lutut tak berdaya oleh orang-orang yang memiliki sumbu pendek, dangkal akal, manusia yang congkak yang pemarah dan pendengki. Sang gubernur tergusur itu kini meringkuk dalam dingin, tanpa dekap hangat istri tercinta, tanpa canda tawa anak-anak tersayang. Sementara warganya, para pencari solusi yang berbondong-bondong dengan harapan tangan dingin Ahok bisa membantu menyelesaikan berbagai masalah birokrasi dan...